BULUKUMBA — Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Bulukumba menggelar Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Policy Brief Berbasis Data Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Pinisi Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Senin (30/6), ini menyasar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi mendorong lahirnya kebijakan daerah yang tepat sasaran.

Pelatihan ini diinisiasi oleh dua dosen pakar dari Departemen Ilmu Administrasi Unhas, yakni Andi Ahmad Yani, M.Si, MPA, M.Sc dan NurAlamsyah Ismail, S.Sos, MA. Acara dibuka resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten 2) Setda Bulukumba, Drs. H.M. Daud Kahal, M.Si, didampingi Kepala Bapperida Bulukumba, Ir. Andi Irma Darmayanti, ST, MT.
Dalam sambutannya, Daud Kahal menyampaikan apresiasi mendalam kepada LPPM Unhas atas komitmennya meningkatkan kapasitas aparatur daerah. Menurutnya, kemampuan menyusun policy brief sangat krusial bagi ASN saat ini agar perumusan kebijakan di tingkat daerah tidak lagi berbasis intuisi belaka, melainkan berpijak pada data lapangan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Apresiasi senada juga diungkapkan Kepala Bapperida Bulukumba, Andi Irma Darmayanti. Ia menegaskan program ini menjadi instrumen penting untuk mendorong setiap OPD agar lebih responsif terhadap isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Melalui ketajaman analisis policy brief, setiap instansi diharapkan mampu memformulasikan alternatif ide dan rekomendasi kebijakan yang cepat dan solutif.

Pelatihan intensif yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut dikemas secara interaktif. Pada sesi awal, Andi Ahmad Yani memaparkan materi fundamental tentang pemanfaatan data sektoral internal OPD untuk membedah akar masalah di lapangan serta menyusun opsi rekomendasi. Memasuki sesi kedua, NurAlamsyah Ismail memandu jalannya praktik klinis penyusunan dokumen, di mana para peserta diajak mengawinkan data daerah dengan studi ilmiah dari berbagai jurnal akademik terakreditasi.
Pada paruh akhir kegiatan, setiap OPD mempresentasikan draf awal policy brief mereka secara bergantian guna mendapatkan evaluasi dan masukan langsung dari tim fasilitator Unhas. Di penghujung acara, para peserta memberikan respons positif dan mengapresiasi bekal keterampilan praktis yang didapatkan. Sinergi antara akademisi Unhas dan Pemkab Bulukumba ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas tata kelola pemerintahan yang berbasis bukti (evidence-based policy) demi kesejahteraan masyarakat Bulukumba.










